Fakta terselubung, makan atau liat?
Apr 17th, 2010 by redclaw
Pada tahun 2006 silam, penjualan lobster air tawar meledak bak bom atom berisi keju lumer,,,mmmmm,,,yummii…..Hal ini dikarenakan lobster air tawar banyak dikonsumsi pada waktu itu. Kenikmatan cita rasa yang sangat lezat praktis melejitkan harga jual lobster Jadi bagaimana keadaan sekarang??ouhh sangat tragis!!semakin maraknya peternak lobster yang bejibun ternyata membuat harga di pasaran berangsur – angsur menurun, dari tahun ke tahun tercatat harga lobster turun seperempat demi seperempat persen hingga sekarang. Yang dulunya satu set lobster (berisi 5 betina 2 jantan) seharga 1,5 jt, sekarang hanya dijual dengan kisaran harga 250 ribu,,, memang tak mengherankan hukum ekonomi senantiasa membelenggu setiap barang yang bernilai jual. Tak ayal dari 11 jenis lobster air tawar satu-persatu yang mulanya berfungsi sebagai pemuas lidah kemudian hanya dialihfungsikan sebagai pemanis kotak kaca dan penghilang stress oleh kesibukan. Memang sih, untuk binatang dengan corak warna seindah itu sangat disayangkan untuk hanya sekedar dimakan dan dikeluarkan sebagai feses yang tidak begitu menarik tampilannya,hehehe agak jorok ya!,, tapi apakah alih fungsi ini memang benar salah satu keputusan yang bijak sebagai langkah konservasi??atau hanya sekedar pergulatan hidup dengan desakan hukum ekonomi??tentukan pilihanmu…mau menikmati dengan cara apa?dimakan?atau dilihat?mmmmmm….saya juga bingung pilih yang mana,.,.,.,.,(dokumen blekok)..


